0

Konsep Kaya Raya Yang Wusss-wusss

Rabu, 16 Mei 2012

Hari ini saya membaca iklan di sebuah harian lokal dengan tulisan TANPA MODAL yang sangat mencolok. Ternyata itu adalah iklan seminar ‘JADI PENGUSAHA DEVELOPER PROPERTY DENGAN MODAL KECIL atau TANPA MODAL”.

Bagi sebagian kawan-kawan saya, informasi seperti ini bisa menjadi oasis yang mengundang gairah di tengah keterpurukan ekonomi. Seolah menjadi solusi dari segala permasalahan yang tengah melilit urat nadi kehidupannya. Bagaimana tidak, dengan mengikuti sebuah seminar orang bokek akan dicetak menjadi seorang developer property tanpa harus hutang bank.

Saya akui, mungkin dengan mengetahui instrument yang ditularkan dalam seminar siapa saja bisa melakukannya asal mempunyai kemauan. Lokasi proyek bisa tanpa beli asal ada pemilik tanah yang mau diajak bekerja sama, biaya konstruksi di talangi kontraktor yakni dengan pembayaran per termijn dan dana yang untuk membayar kontraktor bisa menggunakan uang bank melalui KPR.

Tapi jika tanpa sepeser pun modal uang? Bagaimana dana awal untuk membuat perijinan dan legalitas, pembuatan marketing keet, pematangan lahan dan biaya perencanaan? Itu semua harus dilakukan sebelum ada penjualan.

Sebelumnya dengan tanpa mengurangi rasa hormat kepada para pembicara yang sudah sukses menjadi kaya dengan cara tersebut, atau kawan-kawan yang yang telah bekerja keras untuk menyelenggarakan seminar semacam ini, saya mohon maaf jika tulisan saya kurang bisa di terima. Saya hanya bermaksud mengungkapkan pendapat dari sisi yang mungkin berbeda dari pola pandang anda, dan fakta jamak dari investasi yang selalu HIGH RISK, HIGH RETURN.

Seminar serupa, bukan hal baru. Banyak ragam dan polanya. Saya sendiri pernah ditraktir oleh seorang teman selembar tiket yang bernilai Rp 100.000,- untuk mengikuti seminar 2 jam tentang bagaimana bisa cepat kaya dengan modal dengkul, bisa membeli property ratusan juta rupiah tanpa sepeser pun modal uang. Katanya, cara gila menjadi kaya raya. Dan memang konsep kaya yang dibagikan di situ gila beneran. Kesuksesan seseorang diukur dari nilai hutangnya di bank, semakin besar hutang berarti semakin sukses. Benarkah? Wallaahu a’lam bi showaab.

Rupanya nafsu untuk memiliki banyak harta benar-benar dimanfaatkan oleh mereka yang lihai bermanuver dengan angka, yakni dengan menawarkan konsep kaya yang bisa memacu adrenalin semua orang. Bermunculan trik dan methode menjadi kaya yang tanpa modal uang, tanpa kerja keras dan yang mencengangkan adalah hanya dalam tempo yang sesingkat-singkatnya kayak teks proklamasi.

Yang paling gamblang dan paling mudah ditemukan di sekeliling kita adalah MLM atau Multi Level Marketing. Nyaris semua MLM mengaku bahwa konsep bisnis mereka adalah LUUAAAARRRR BIASA! Celakanya methode pelatihan atau “seminar” yang diselenggarakan kebanyakan perusahaan MLM penekanannya pada iming-iming cepat kayanya yang membuat libido para membernya memuncak, bukan pada pembuktian kekuatan dan keampuhan produknya.

Anda yang mungkin pernah mengikuti seminar atau apalah namanya yang diselenggarakan oleh kalangan tertentu yang mengajak hidup bergelimang harta dengan cara mudah dan secepat kilat, tentu sangat hafal dengan suasana ketika acara tengah berlangsung. Biasanya pembicara atau leader memberi testimoni dengan pamer kekayaan, rumah, mobil mewah, kapal pesiar dan lain-lain. Hiruk pikuk aplous dan jejingkrakan sambil lantang meneriakan, LUUAAARRRR BIASA!!!

Ada yang berhasil sukses dengan menjalankan methode yang “LUUAARRR BIASA” tersebut. Tapi sangat banyak yang kemudian terpuruk dan terpelanting di tengah jalan kehabisan nafas. Nahasnya lagi, ada yang setelah bertahun-tahun setia menjalankan sistem dengan cucuran keringat dan air mata, kehidupannya belum beranjak naik. Tubuhnya makin garing, kemana-mana naik kereta angin yang semakin butut dan masih saja ngisep kretek murahan yang dibeli dengan ketengan.

Siapa yang salah? Berdosakah ia?

Tawaran kaya yang cring-cring dan wuss- wuss ternyata sangat ampuh untuk membuat orang secepat kilat bergelimang harta Khususnya mereka yang berjingkrak-jingkrak di depan forum. Tapi bagi kita yang hanya duduk di kursi memberi aplous? Entahlah.

0 Responses to "Konsep Kaya Raya Yang Wusss-wusss"